Kenangan di Bulan Ramadhan

Juni 15, 2015 Aldi Rahman 0 Comments


Saya waktu kelas lima SD masih belum kuat puasa penuh. Siang hari panas sekali. Matahari menyilaukan cahayanya, terik sekali, membuat tenggorokan haus. Ketika saya sedang mengendap-ngendap ke dapur untuk minum. Ternyata ketahuan oleh ibu saya. Yaudah disuruh minum sama makan juga. Jadinya saya membatalkan puasa. Terus tetap lanjut lagi puasanya sampai adzan magrib.

Cerita selanjutnya. Ketika saya sedang menunggu adzan magrib. Semua makanan sudah tersedia. Macam-macam, ada bakwan, tahu (gorengan kesukaan saya), ayam rendang, minumnya sirup. Lalu terdengar bunyi adzan, "Allahu Akbar.. Allahu Akbar," langsung saja saya minum. Ternyata belum adzan. What? Saya tersedak. 

Bulan Ramadhan tahun lalu, sepertinya menyenangkan. Saya menulis sambil mengingat-ngingat kembali. Waktu itu saya masih SMA, ketika pulang sekolah pasti langsung bermalas-malasan bersama si kuning. Jadi bulan Ramadhan tahun lalu, saya masih bisa bermalas-malasan. Sebenarnya hanya beda tempat antara tahun lalu dengan tahun ini, yaitu di rumah dan dikosan. 


si kuning

Perubahan tentunya harus terjadi. Tahun lalu saya hanya tidur-tiduran, kemudian main game. Sekarang gimana? Masih tetap sama. Cuma beda status, yang tadinya pelajar ingusan sekarang jadi mahasiswa ingusan. Rasanya gimana? Biasa saja. Sepertinya tahun ini saya puasa dikosan. Entahlah. Semoga saya bisa menghadapi cobaan ini dengan sabar.

Yang pasti dituntut untuk mandiri. Kemudian harus nyiapin makanan sendiri. Saya tidak bisa membayangkan itu semua. Saya ingin pulang! :'(

Mulai hari ini, sampai beberapa hari ke depan, saya akan menghadapi Ujian Akhir Semester (UAS). Sepertinya saya masih tetap akan ngeblog ke depannya. Ke depannya kita jalani dulu aja ya? Ogah, yaudah kalau begitu. Saya akan mengerjakan soal dengan sebaik-baiknya, menggunakan tips yang saya buat sendiri. Saya pulang barengan sama Aldo, naik kereta api, tut-tut-tut, nggaklah, bunyinya nggak kayak gitu.




Minta doanya ya teman-teman. Semoga bulan Ramadhan nanti, kita dapat menyambutnya dengan suka cita dan perasaan gembira. Doakan semoga saya dapat mengerjakan ujian dengan baik. Semoga mendapatkan hasil yang baik. Semoga kalian sukses!

You Might Also Like

0 Comments: